Saat siang aku latian ekskul angklung dan sesudahnya nunggu temen buat kerja kelompok, saat sudah terkumpul kita langsung ke toko buku buat beli bahan dan langsung kerja di rumah temen.
Saat lagi nonton Tokyo Tower aku nerima sms dari Uwa (kakanya ibu). Sms itu berisi ajakan untuk makan bersama, karena anaknya uwa yang terakhir sekarang mendapat kerja yang sesuai dengan gaji yang matang untuk orang seumurannya, dan keluarga kami sudah lama tidak berkumpul karena keluarga uwa tinggal di jakarta karena anak uwa yang terakhir itu kerja di jakarta dan jika uwa menetap di bandung, beliau akan kesepian karena kesendiriannya....
Masa lalu uwa itu cukup mengharukan dan jika dibuat buku sepertinya akan laku menjadi best seller #eaaaa
Setelah suami uwa meninggal di cianjur karena kanker paru-paru, uwa pindah ke bandung ke rumahku berserta anak terakhirnya, itu menjadikan aku cukup dekat dengan uwa karena uwalah yang mengasuhku setiap hari, mengendongku untuk tidur siang, mengajakku untuk bermain ke cianjur, dan lain lain.
***
Kerja kelompok dimulai pada pukul 3sore dan saat itu sebenarnya aku sudah rada-rada panik karena saat waktu maghrib aku sudah harus pulang ke rumah untuk siap-siap berangkat ke restoran yang ditentukan. Kerja kelompok berjalan tidak semulus yang diperkirakan tapi kita cukup mendapat kesenangan dari kerja kelompok tersebut. Saat waktu sudah mendekati jam 6, aku pulang.
Saat pulang ke rumah aku bergegas mengganti kerudung dan solat maghrib lalu aku langsung berangkat. Saat sampai di restoran, aku bilang kepada uwa
"wa yang dateng dari rumah oci semuanya dateng wa, 7 orang"
Lalu uwa pun menambah kursi duduk dan menunggu anggota yang lain datang. Saat semua anggota sudah datang, ibu dan ayahku berkata
"alhamdulillah wa bisa ngumpul kaya gini, udah lama pisan ga ngumpul semuanya kaya gini, kapan lagi coba"
Yaaa...perkataan itu sangat benar. Sangat sangat sangat benar......
Saat sudah beres makan-makan, kita semua akan berpamitan pulang. Keluargaku salam kepada keluarga uwa, dan sebaliknya. Saat itu adalah saat paling dramatis dalam hari ini, karena pikiranku bercampur aduk antara kenangan masa kecilku bersama uwa, masa lalu uwa yang mengharukan, perkataan orang tuaku yang alhamdulillah tadi, film Tokyo Tower yang menceritakan ttg keluarga, dan tentunya ttg masa-masa berpamitan tadi. Aku menahan air mataku *beneran, ini bukan lebay*. Mungkin rumahku dengan rumah uwa tidak berjarak jauh, tapi yang aku pikirkan pada saat itu adalah
'Berkumpul dengan semua keluargaku dan keluarga uwa adalah hal yang sangat sulit. Mungkin ini adalah hal pertama dan terakhir kami berkumpul sekumplit ini, kita tak akan pernah tahu.'
Yaa...pikiran yang mungkin menurut anda sangat dramatis tapi saat itulah aku menemukan arti berharga dari keluarga, arti yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata tapi mungkin arti itu sangat dalam.
Dan sesuai judulnya, arti keluarga adalah keluarga tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata tapi keluarga adalah keluarga, tidak membutuhkan arti lebih lanjut.......
0 komentar:
Posting Komentar